Ebook: Fiqih Interaksi Muslim dengan Non Musilm - Ahmad Sarwat

gambar produk 1
Rekomendasi
FREE EBOOK
Kecuali Saudi Arabia dan Vatikan, rasanya tidak ada negara di dunia ini yang penduduknya hanya menganut satu agama saja. Semua negara Arab seperti Mesir, Suriah, Yaman, Jordan, bahkan Palestina, rata-rata berpenduduk multi agama. Ada Islam, Kristen dan agama-agama yang lain.

Demikian juga di Benua Eropa dan Amerika, juga termasuk Australia. Meski mayoritas berpenduduk non Islam, namun tidak bisa dipungkiri ada trend baru yaitu semakin banyaknya jumlah penduduk yang memeluk agama Islam.

Indonesia sendiri meski mayoritas penduduknya beragama Islam, namun mengakui enam agama secara resmi, yaitu Islam, Katholik, Protestan, Hindu, Budha dan Konghuchu.

Artinya, tidak ada tempat di dunia ini yang tidak terjadi campur-baur antar agama. Semua agama tetap ada dan diakui eksistensi serta jatidirinya.

Maka amat dibutuhkan sebuah aturan atau ketentuan untuk bisa mengatisipasi kemajemukan agama, dimana masyarakat di suatu negara memeluk sekian banyak agama yang berbeda. Aturan yang menengahi hubungan interaksi antar agama ini tentu saja tidak boleh melanggar ketentuan internal di dalam agama itu sendiri.

Oleh karena itu Penulis mencoba mengumpulkan berbagai kajian, ijtihad dan fatwa para ulama, khususnya yang terkait dengan urusan hubungan interaksi antara agama Islam dengan agama di luar Islam.

Sudah lama Penulis ingin segera menerbitkan buku ini, namun baru sekarang inilah nampaknya bisa terealisir. Buku yang secara khusus membahas fiqih interaksi seorang muslim dengan saudaranya yang bukan muslim. (Ahmad Sarwat, Lc.,MA)
  • Judul : Fiqih Interaksi Muslim dengan Non Muslim
  • No. ISBN: -
  • Penulis: Ahmad Sarwat
  • Penerbit: - 
  • Tanggal terbit: Desember 2018
  • Jumlah Halaman: -
  • Kategori: Agama-Fiqh
  • Text: Bahasa Indonesia

Sesungguhnya agama disisi Allah adalah Islam. (QS. Ali Imran : 19).

Buka Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel