Ebook: Agama, Keterbukaan dan Demokrasi - Franz Magnis Suseno

Rekomendasi
FREE EBOOK
Deskripsi: Buku ini bermula dari orasi ilmiah yang disampaikan Franz Magnis-Suseno SJ dalam Nurcholish Madjid Memorial Lecture (NMML) VIII, di Aula Nurcholish Madjid, Universitas Paramadina, Jakarta, pada 31 Oktober 2014. Ini adalah acara tahunan Pusat Studi Agama dan Demokrasi (PUSAD) Yayasan Paramadina. Selama tujuh tahun sebelumnya kami telah mengundang Komaruddin Hidayat, Goenawan Mohamad, Ahmad Syafii Maarif, Karlina Supelli, R. William Liddle, Faisal Basri dan Sidney Jones untuk menyampaikan orasi ilmiah yang pertama hingga ketujuh.

Dari segi pembukuan, yaitu pengolahan bahan awal orasi ilmiah menjadi sebuah buku, ini yang ketujuh. Sejak enam tahun lalu, kami juga berhasil menerbitkan orasi ilmiah Goenawan Mohamad menjadi buku Demokrasi dan Kekecewaan (2009), Syafii Maarif menjadi buku Politik Identitas dan Masa Depan Pluralisme Kita (2010), Karlina Supelli menjadi buku Dari Kosmologi ke Dialog: Mengenal Batas Pengetahuan, Menentang Fanatisme (2011), R. William Liddle menjadi buku Memperbaiki Mutu Demokrasi di Indonesia: Sebuah Perdebatan (2012), Faisal Basri menjadi buku Menemukan Konsensus Kebangsaan Baru: Negara, Pasar, dan Cita-cita Keadilan (2013), dan Sidney Jones  menjadi buku Sisi Gelap Demokrasi: Kekerasan Masyarakat Madani di Indonesia (2015).

Selain orasi ilmiah, buku-buku NMML juga memuat sejumlah komentar orang atas orasi tersebut dan ditutup dengan tanggapan balik dari pemberi orasi. Dengan aksi “pembukuan” ini, kami berharap agar berbagai pemikiran yang disampaikan dalam orasi ilmiah yang pertama bisa terus bergulir, memicu perdebatan lebih lanjut, dan terdokumentasikan dengan baik. Kami yakin, inilah cara terbaik melanjutkan semangat dan pemikiran Cak Nur, begitu biasanya almarhum Nurcholish Madjid dipanggil.

Bersamaan dengan terbitnya buku ini, kami ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang sudah ikut membantu kelancaran semua urusan. Pertama-tama kami tentu mengucapkan ribuan terima kasih kepada Romo Magnis, yang telah bersedia bukan saja untuk menyampaikan orasi ilmiah, tapi juga untuk menulis makalah dan memberi komentar balik atas para penanggapnya. Mudah-mudahan penerbitan buku ini bisa menambah semangatnya untuk terus berkarya demi perbaikan demokrasi Indonesia.

Kami juga sangat mengapresiasi kesediaan para pemberi komentar untuk meluangkan waktu mereka. Kepada Ayu Mellisa dan Husni Mubarok, terima kasih banyak atas kesediaannya mengelola edisi khusus ini. Akhirnya, kami juga berhutang budi kepada kawan-kawan di Ford Foundation dan The Asia Foundation atas antusiasme mereka mendukung acara NMML dan menerbitkan serial buku dalam kerangka ini. Semoga semua ikhtiar ini ada manfaatnya. (Pusat Studi Agama dan Demokrasi- PUSAD), Yayasan Paramadina, Ihsan Ali-Fauzi.
  • Judul: Agama, Keterbukaan, dan Demokrasi
  • Penulis: Franz Magnis Suseno
  • Penerbit: PUSAD
  • Jumlah Halaman: 175
  • Kategori: Ilmiah
  • Text Bahasa: Indonesia

"Keyakinan beragama adalah urusan individual. Kalau orang menerimanya, itulah haknya, dan kalau memang ia meragukannya, tak usah meributkan iman orang yang tidak ragu-ragu."


Buka Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel